Tujuan Mempelajari Akidah Islam ~ Pengertian & Hubungan Iman , Islam dan Ihsan

Tujuan Mempelajari Akidah Islam

Dengan mempelajari Akidah Islam, maka seorang muslim dapat memperkuat keimanan mereka dan senantiasa istiqamah dalam mengamalkan ajaran Islam. Adapun tujuan dari mempelajari Akidah Islam diantaranya adalah:

  1. Untuk memupuk dan mengembangkan dasar ketuhanan yang telah ada sejak manusia lahir
  2. Untuk menghindarkan diri dari kemusyrikan
  3. Untuk menghindarkan diri dari pengaruh akal pikiran yang menyesatkan
  4. Memupuk dan mengembangkan dasar ketuhanan yang ada sejak lahir.
  5. Menghindarkan diri dari pengaruh akal pikiran yang menyesatkan.

Pengertian Iman , Islam dan Ihsan

Iman 

Pengertian Iman menurut bahasa berasal dari kata Amana – Yu’Minu – Iiimanan, yang artinya adalah percaya atau membenarkan (Tashdiq). Sementara pengertian Iman menurut Istilah adalah “Iman adalah membenarkan dengan hati, mengucapkan dengan lisan dan dilaksanakan dengan anggota badan (perbuatan).” Dari definisi Iman menurut istilah dapat kita ketahui bahwa IMAN terbagi menjadi 3 unsur, yaitu hati, lisan dan yang ketiga adalah perbuatan

Orang yang beriman disebut dengan Mukmin. Sementara iman itu sendiri terbagi menjadi tiga tingkatan :

  1. Tingkat mengenal, adalah ketika seseorang baru mengenal tentang apa yang dia imani. 
  2. Tingkat kesadaran, yaitu iman seseorang yang lebih tinggi karena keimanannya tumbuh dan dia sadar tentang keimanan itu sendiri oleh alasan tertentu. 
  3. Tingkat haqqul yakin, artinya tingkatan iman yang tertinggi, seseorang mengimani sesuatu tidak hanya mengetahui dengan alasan tertentu tapi diikuti dengan ketaatan dan berserah diri kepada Allah Swt.

Islam

Islam secara bahasa berasal dari kata “Aslama – Yaslimu – Islaaman. Yang artinya tunduk, patuh, selamat, dan berserah diri. Sedangkan menurut istilah definisi Islam adalah agama yang mengajarkan kepada manusia untuk tunduk patuh dan berserah diri sepenuhnya kepada Allah SWT.

Jika kita melihat dari hadis yang diriwayatkan oleh Imam bukhari tentang definisi Islam, maka dapat kita temukan definisi Islam itu sendiri dari hadis nabi yang artinya  :

“…Kabarkanlah kepadaku tentang Islam?”. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasalam menjawab: "Kesaksian bahwa tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan- Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan puasa Ramadlan, serta haji ke Baitullah jika kamu mampu bepergian kepadanya.”...

Dari hadits di atas, Maka bisa kita simpulkan bahwa Islam terangkum dalam Rukun Islam yang 5. Oleh sebab itulah sebagai muslim kita wajib mengerjakan 5 rukun Islam tersebut.

Ihsan

Ihsan berasal dari bahasa arab 
yang artinya adalah berbuat baik, berbakti atau mengabdikan diri. Sedangkan menurut istilah berbakti dan mengabdikan diri kepada Allah Swt. dengan dilandasi kesadaran dan keikhlasan. Semua perbuatan itu dilakukan semata-mata karena Allah, seolah-olah orang yang melakukan perbuatan itu sedang berhadapan dengan Allah. Orang yang telah menerapkan hal ini disebut dengan muhsin. 

Ihsan terbagi menjadi empat macam, yaitu:

  1. Ihsan terhadap Allah
  2. Ihsan terhadap diri sendiri
  3. Ihsan terhadap sesama manusia
  4. Ihsan terhadap makhluk lain (alam lingkungan)

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Jika seseorang mengaku berakidah Islam / sebagai muslim, maka harus ada tiga unsur pokok ini didalam dirinya yaitu iman, Islam, dan ihsan. Ketiganya mempunyai hubungan yang sangat erat. Iman menekankan pada akidah dan keyakinan(amal batin). Ilmu yang membahasnya adalah ilmu tauhid, yaitu hal-hal yang diyakini oleh seorang yang mukallaf (orang yang telah dewasa yang wajib menjalankan hukum-hukum agama) yang terdiri dari ketuhanan, kenabian dan hal-hal yang sam’iyyat (masalah yang ghaib).

Islam lebih menekankan amal lahir, tindakan yang nyata sebagai bukti keimanannya. Ilmu yang membahasnya adalah ilmu fikih, yaitu ilmu tentang hukum-hukum syari’at praktis yang diwajibkan Allah Swt. untuk dilaksanakan oleh kaum muslimin. 

Ihsan adalah perwujudan dari iman dan Islam seseorang, sekaligus sebagai cermin kadar iman dan Islam seseorang. Rukun ihsan berisi tentang pelaksanaan ibadah dengan khusuk, rendah hati, ikhlas, menghadirkan hati, menghadirkan keagungan Allah Swt. merasa dilihat Allah Swt. baik ketika diam maupun bergerak. Ilmu yang membahasnya adalah ilmu tasawuf, yaitu tentang ilmu akhlak batin yang merupakan hal-hal yang menyelamatkan, wajib dijadikan hiasan oleh seorang hamba, dan hal-hal yang merusak yang harus ditinggalkan, untuk meraih akhlak yang terpuji. Seseorang yang kadar keimanannya tinggi akan melakukan rukun Islam yang lima dengan penuh keikhlasan dan kekhusukan.

Tarhib: 

Iman sebagai bentuk keyakinan, Islam sebagai bentuk ibadah, dan Ihsan sebagai bentuk perbuatan baik kepada Allah maupun kepada sesama

Silahkan Baca Juga :

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Artikel Terkait : Tujuan Mempelajari Akidah Islam ~ Pengertian & Hubungan Iman , Islam dan Ihsan